Tentang Luka dan Desember
(Vi Bauty Riska Utami)
Belum terasa bagiku bahwa pergantian tahun akan membahagiakan
Nyatanya pikiran penuh liku itu membawa segelintir luka lama
Lama yang baru saja ditinggalkan
Atau lama yang harusnya kuhempaskan
Tak semudah itu, tentu
Kau sudah tau, terlalu banyak beradu dan tersedu memang tak imbang
dengan sifat dan sikapmu yang diketahui banyak orang
Begitulah gestur abadi yang kau ciptakan riang
yang tak sebanding dengan masa lalu dan bayang-bayang
Kau pasang, pajang, pampang wajah baikmu
Pasang keadaanmu
Pajang kebijaksanaanmu
Pajang wajah lamamu
Terpampang, "Baguslah. Kau baik-baik saja."
Hebat. Sedang akting drama? Sinetron?
Casting aktris wanita?
Sekali lagi, ini gara-gara luka yang tak kunjung sirna
Desember,
Mungkinkah Januari yang ditunggu akan lebih bijaksana?
Atau mungkin, ia membawaku pada slogan apik yang saat ini masih saja munafik?
Aku berharap banyak padamu
Berharap dia lekas tergantikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar