Mungkin
Mungkinkah judul-judul yang telah dirangkai bagai bunga buket pernikahan selanjutnya diabaikan?
Mungkinkah semuanya dihilangkan dianggap sebagai pertanda telah usai?
Mungkinkah diri telah kehilangan kekukuhan hati yang selama ini didambakan?
Mungkinkah sebegini jadinya terabaikan?
Mungkinkah hanya sekadar berpikir atau sekadar menjalani ala kadar?
Mungkinkah ini bagian tanda yang seharusnya terjadi meski tak diinginkan?
Mungkinkah sejuta ragu telah menyelimuti tubuh yang dahulu kekar, mantap tuk memulai?
Mungkinkah tubuh telah diselimuti dosa-dosa yang tak mengizinkan membunuh ragu?
Mungkinkah tubuh tak diberi jalan atau minta kau singkirkan?
Atau mungkin, semesta mulai ragu kemudian memberi salam perpisahan?
Sebegitu mungkinkah seluruh ragu raga jiwa di lensa matamu?
Sebegitu menjinjikan dan burukkah sebuah nyawa di lensa matamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar